20 Mei 2013

TIPS Mengikuti Wawancara ILEP

Selamat buat anda aplikan ILEP yang dipanggil buat wawancara dan TOEFL test di Jakarta. Seperti yang saya posting sebelumnya, International Leader In Education Program (ILEP) adalah sebuah program kaya ilmu bagi pengembangan profesionalisme guru. Saya akan menuliskan pengalaman saya mengikuti wawancara ILEP tahun 2012 yang lalu. Pastinya proses wawancara setiap orang berbeda. Pertanyaannya yang diajukan mungkin berbeda  antara peserta yang satu dengan yang lainnya. Namun, tentu saja ada pertanyaan dasar yang diajukan oleh pewawancara.

Menurut saya, proses wawancara adalah kesempatan bagi kita yang di wawancara untuk memperkuat apa saja yang yang sudah ditulis dalam form aplikasi, menambahkan hal positif lainnya, menunjukan kalau kita adalah orang yang tepat untuk mengikuti program tersebut. Mengingat proses wawancara yang penting, maka orang-orang yang siaplah yang akan dipertimbangkan. Proses wawancara ILEP yang saya ikuti tahun lalu berjalan kurang lebih 30 menit. Namun, tentu saja ada persiapan dan tahapan lainnya yang harus dilalui. Berikut saya tuliskan tahapan tersebut, semuanya berdasarkan pengalaman saya pribadi :

Pra Wawancara
Setelah menerima email pemberitahuan dari Aminef, saya membalas email tersebut dan menyatakan kesediaan untuk mengikuti kegiatan wawancara dan Test TOEFL di Jakarta selama 2 hari. Pada masa ini, komunikasi dengan pihak Aminef sangat perlu. Untuk itu, anda harus selalu mengecek email. Pengalaman saya dulu, pihak Aminef akan bertanya tentang kesediaan, berapa biaya dari tempat tinggal menuju bandara dan kemudian menginformasikan tempat menginap dan berlangsungnya wawancara di Jakarta. Semua biaya akan ditanggung oleh pihak penyelenggara. Anda pun akan diberikan alamat hotel berikut cara untuk mencapainya.

Setelah semua administrasi selesai anda lalui, saatnya untuk mempersiapkan mental. Pastikan semua isian aplikasi yang anda isi anda baca ulang kembali. Pertanyaan seperti informasi sekolah (No. 11), pengalaman mengajar yang yang anda anggap paling sukses (No. 23), Kegiatan anda sehari-hari mulai dari datang sampai pulang dari sekolah (No. 26), Statement of purposes (No. 27) merupakan pertanyaan yang ditanyakan pada saya waktu wawancara berlangsung. Sepertinya anda juga akan mendapat pertanyaan mengenai Girls  Education (No. 25) sesuai dengan essay yang anda buat pada aplikasi. Bukan berarti pertanyaan yang lain tidak mungkin ditanyakan. Yang pasti, anda harus siap dengan apa yang anda ditulis di form aplikasi.

Saya menyiapkan catatan kecil tentang semua pertanyaan tersebut berikut jawabannya. Tujuannya agar saya dapat menguasai apa yang telah saya tulis di form aplikasi. Saya juga berlatih bertanya dan menjawab sendiri tentang prediksi pertanyaan yang sudah saya buat listnya seperti diatas. Jika mau, anda bisa meminta bantuan orang lain untuk berperan sebagai pewawancara. Selain pertanyaan tentang aplikasi yang sudah diisi, saya juga ditanya tentang pertanyaan bawaan berdasarkan jawaban saya. Maksudnya, berdasarkan jawaban yang saya berikan untuk tiap-tiap pertanyaan, akan ada pertanyaan spontan dari pewawancara menyangkut jawaban saya tersebut.

Selain itu, saya ditanya tentang bagaimana anda bisa bertahan hidup dalam masyarakat international? Seberapa yakin saya dengan jawaban tersebut sementara saya tidak pernah tinggal di luar negeri dalam waktu yang cukup lama? Bagaimana kiat saya untuk menyiasati cuaca, makanan dan budaya jika berangkat nanti? Ada baiknya anda siapkan jawabannya se-meyakinkan mungkin. Ada baiknya juga anda mencari data tambahan tentang Amerika, kenapa Amerika layak dijadikan tempat belajar dan sebagainya. Coba cari data tentang bagaimana posisi sistem pendidikan Amerika saat ini, Human Development Index (HDI) nya dan data pendukung lainnya. Jangan lupa dibandingkan dengan posisi Indonesia saat ini. Sampai pada kesimpulan bahwa anda memang perlu dan harus mengikuti kegiatan ini. Menurut saya, dengan memiliki pengetahuan seperti itu menunjukan bahwa anda telah melakukan persiapan serius.

Proses wawancara ILEP dan TOEFL test berlangsung selama 2 hari. Tahun lalu seluruh peserta wawancara yang berjumlah 20 sampai 30 orang tersebut dibagi menjadi 2 kelompok. Pada hari pertama, kelompok pertama akan mengikuti wawancara dan kelompok kedua mengikuti TOEFL Test. Hari kedua, kelompok pertama akan mengikuti TOEFL test dan Kelompok kedua mengikuti wawancara.


Pada Saat Wawancara
Setelah nama saya dipanggil oleh staff Aminef, saya menemukan 3 orang pewawancara. Jadi, total dalam ruangan tersebut terdapat 5 orang. 3 pewawancara, 1 orang staff Aminef yang akan memimpin wawancara dan 1 orang lagi tentu anda sendiri. Komposisi pewawancara tersebut adalah 1 orang dari kedutaan Amerika Serikat (Bule), 2 orang dari alumni fulbright dan program sejenisnya. Masing-masing mereka akan bertanya dalam bahasa inggris. Berdasarkan pengalaman saya, porsi pertanyaan mereka sepertinya sudah diatur sebelumnya.

Diawal wawancara Staff Aminef akan meminta anda untuk memperkenal diri secara singkat. Selanjutnya proses tanya jawab akan mengalir begitu saja, sampai saya tidak menyadari kalau saya sudah sampai pada pertanyaan terakhir. Deg-deg an menjelang nama dipanggil itu pasti, normal menurut saya. Setelah sampai di dalam ruangan dan menyelesaikan pertanyaan pertama, saya mulai menikmati proses tanya jawab tersebut. Saya mengeluarkan data-data yang saya punya. Melihat wajah pewawancara yang senyum melihat jawaban-jawaban yang dilontarkan, saya semakin bersemangat untuk bertanya jawab dengan mereka.

Proses wawancara berlangsung dengan fleksibel. Banyak tawa yang saya rasakan di dalam ruangan wawancara. Semua itu tergantung anda menyikapi proses tersebut. Menurut saya, proses wawancara itu tidak se-horor yang saya bayangkan sebelumnya. Nervousnya paling 10 menit pertama, setelah itu akan mengalir dengan mudah.


Setelah Wawancara
Setelah wawancara ada dua kemungkinan, Jika anda wawancara di hari pertama, maka anda bisa balik ke hotel atau refreshing sebentar keliling Jakarta dan melanjutkan test TOEFL keesokan harinya. Jika anda wawancara di hari kedua, berarti anda langsung bawa barang bawaan anda ke Bandara dan pulang.

Pihak Aminef akan memberitahukan hasil wawancara tersebut melalui email lebih kurang satu sampai 2 bulan berikutnya. Hasil wawancara tersebut berupa list nominasi yang harus dikirim ke Washington DC. Pihak penyelenggara di Washington DC akan kembali menyeleksi dan menentukan siapa yang layak mengikuti kegiatan berdasarkan Kuota yang disediakan untuk Indonesia.

Berdasarkan informasi yang saya terima pada Presentasi terakhir di Washington DC kemaren, peserta ILEP tahun depan menjadi 64 orang dari seluruh dunia. Berkurang sebanyak 11 orang dari 75 orang pada saat keikutsertaan saya tahun ini. Mereka akan ditempatkan di 4 Universitas berbeda di Amerika. Berarti akan ada 16 orang di setiap universitas tersebut. Sedikit berbeda dengan tahun ini yang menyediakan 5 Host University.

Tips Dari Saya
Wawancara adalah proses normal dari sebuah seleksi. Justru dengan wawancara lah anda dapat memperkuat posisi anda sebagai kandidat ILEPers 2014. Bersyukurlah anda jika diberikan kesempatan untuk menunjukan kemampuan anda pada proses wawancara tersebut. Jangan sia-siakan kesempatan. Selagi masih ada waktu, siapkan dan berlatih untuk menghadapinya. Kuasa aplikasi yang anda kirim dan buatlah para pewawancara tersenyum puas dengan jawaban-jawaban "cetar membahana" dari anda (hehehe). Setelah selesai wawancara, kembalilah pada kehidupan anda semula, mengajar dan aktivitas lainnya. Lupakan semua yang sudah anda lalui karena anda berjuang untuk itu. Jangan terlalu dipikirkan mengenai hasilnya. Berhasil atau tidak pasti ada pelajaran yang di dapat.

Sukses untuk anda semua, Keep in touch

Salam Berry Devanda
readmore »»  

2 Mar 2013

PANDUAN PENGISIAN FORM ILEP 2013

Apa kabar sobat? Senang rasanya dapat kembali menulis lagi. Seperti yang sudah saya sebutkan di post terdahulu, saya akan membuat Panduan Pengisian Form ILEP 2013. Kemaren (1 Maret 2013), seorang guru yang mengaku dari berasal Kalimantan Barat mengirim email untuk mengingatkan saya membuat panduan tersebut. Terimakasih telah mengingatkan saya bu. Bagi anda yang ingin mengetahui apa itu International Leader In Education Program (ILEP), anda bisa baca tulisan saya disini dan disini.

ILEP adalah kesempatan besar bagi guru di Indonesia untuk dapat meningkatkan kemampuan dan pengalaman mengajar. Selain itu, anda juga akan mendapatkan pengalaman hidup pada masyarakat international, menjadi pemimpin dan pengalaman baru lainnya. Saya pikir, kegiatan ini sangat recomended bagi guru di Indonesia.

Sebelumnya, saya ingin bercerita pengalaman saya mengikuti seleksi ILEP 2013. Setelah hanya menjadi cadangan pada seleksi beasiswa S2 ke Amerika, saya memutuskan untuk mencari beasiswa Short Course. Setelah searching di internet, saya menemukan ILEP. Saya baca oveview programnya dan mengambil kesimpulan bahwa beasiswa ini sangat baik untuk pengembangan diri saya. Saya berpikir, kenapa saya tidak mencoba beasiswa ini?

Setelah mendownload form aplikasi di website Aminef, saya melakukan pencarian tulisan atau web yang membahas tentang ILEP, terutama tentang pengisian Form Aplikasinya. Saya kesusahan untuk menemukannya (mungkin kerena saya tidak maksimal mencarinya). Saya juga googling mencari alumni yang pernah mengikuti kegiatan tersebut. Singkat cerita, akhirnya saya menemukan seseorang teman yang sama-sama mengikuti interview beasiswa master ke Amerika di kota Medan beberapa bulan sebelumnya. Lucunya, pada saat interview beasiswa S2 tersebut berlangsung kami tidak pernah menyinggung kegiatan ILEP ini dan belum tahu kalau beliau juga Alumni ILEP. Padahal kami sama-sama berangkat dari Padang, satu hotel dan jalan-jalan keliling kota Medan bersama. Saya banyak bertanya kepada beliau tentang pengisian Form ILEP.

Form ILEP 2013 (untuk keberangkatan Tahun 2014) agak sedikit berbeda dari form yang saya isi dulu, ILEP 2012 (keberangkatan tahun 2013). Waktu saya dulu, formnya berbasis Microsoft Word, sekarang sudah berbentuk pdf file. Dilain sisi, ada beberapa penambahan pertanyaan pada form ILEP 2013 ini. Pastikan anda sudah mendownload Form Aplikasi ILEP 2013 di Website Aminef. Saya juga merekomendasi Adobe Reader terbaru untuk pengisian aplikasi ini.

Apa yang akan saya tulis tentang pengisian form aplikasi ini hanyalah contoh belaka. Bukan sesuatu yang baku dan UnOfficial. Anda bisa menggunakannya untuk mengisi aplikasi jauh lebih baik dari yang saya contohkan ini. Hayuk kita mulai,



Pertama kali, Isilah Applicant Name, City/Country pada pojok kanan atas. Anda cukup sekali saja mengisi ini, karena secara otomatis akan terisi pada halaman berikutnya, kecuali pada Support and Reference pada 3 halaman terakhir.

Berikut saya akan bahas setiap pertanyaan :


1. Name, Isi nama anda sendiri, jangan nama orang lain (hehehe). Jika nama anda hanya satu suku kata, cukup isikan pada nama belakang (surname).

2. Country of Citizenship, ini cukup jelas.

3. Country of Legal Residence, ini cukup jelas.

4. Place of Birth, isilah tempat lahir dan negaranya

5. Date of Birth, Isilah bulan, hari dan tahun kelahiran anda

6. Gender, Klik male atau Female (jangan sampai salah ya :-))

7. Number of Years Teaching, Ketikan berapa lama anda mengajar. Lengkap dengan bulannya. Pada gambar diatas, saya mencontohkan 5 Tahun 2 Bulan. Tanda (+) pada sudut kanan bawah menandakan ada huruf tersembunyi dikarenakan kotak yang tidak cukup memuat huruf (tak masalah)


8. What Classes do you teach, Klik pada salah satu mata pelajaran yang anda ampu. Jika anda guru Bahasa Inggris, anda bisa centang lebih dari satu, misalnya "english for non native speakers" dan "English Gramar". Jika anda guru PKN, anda bisa centang "Civics" pada Social Studies. Saya mencentang Physics karena saya guru fisika.


 9. Home Mailing Address, Silahkan isi alamat rumah anda pada kolom ini.

10. School Address, ketiklah alamat sekolah tempat anda mengajar. Jika anda mengajar lebih dari satu sekolah, ketikan sekolah utama.


11. School Information, isilah kolom pertanyaan ini dengan informasi sekolah anda. Isilah pertanyaan a) dengan Urban jika sekolah anda di perkotaan, dan Rural jika sekolah anda di daerah terpencil (pedesaan). Isi pertanyaan b) dengan Government-run jika anda mengajar di sekolah negeri dan Private untuk sekolah swasta. Isilah semua form tentang sekolah anda seperti contoh diatas.

Berikutnya anda diminta untuk menjelaskan secara singkat (tidak lebih dari 200 kata) tentang siapa siswa anda, apa yang mereka lakukan setelah tamat dari sekolah, orang tua mereka dan hal lain yang anda pikir penting untuk di ketahui tim seleksi ILEP. Diatas, saya mencontohkan sekolah tempat saya mengajar.



12. Silahkan isi jika anda pernah ditangkap untuk perbuatan kriminal.

13. Silahkan isi Yes, jika ada kolega di sekolah anda yang pernah mendapatkan beasiswa ILEP atau TEA sebelumnya. Jika tidak klik No.


14, 15 dan 16a, silahkan isi sesuai dengan kondisi anda.


16b dan 17. Isilah jika anda pernah mengikuti kegiatan exchange program atau berpergian ke luar negeri. Silahkan dirinci negara, tanggal kegiatan dan alasannya.

18. Pada pertanyaan ini, silahkan jelaskan pengalaman bekerja dengan organisasi internasional atau orang asing. Jika tidak ada, anda boleh tidak mengisinya


19. Silahkan centang box yang menjelaskan tentang dari mana anda mendengar atau mengetahui ILEP.

20. Education. Pada kolom ini silahkan isi background pendidikan anda mulai dari S1, S2 dan seterusnya.


21. Foreign Language Profiency, Silahkan isi kemampuan berbahasa asing anda. Isi kemampuan anda Reading, Writing, Comprehension dan Speaking dengan nilai antara 1 sampai 5

22. Additional Education or Professional Experience & Activity. Untuk pertanyaan ini anda dapat membuatnya semenarik dan selengkap mungkin. Pada waktu mengisi aplikasi ini tahun lalu, saya menggunakan format yang di gunakan I Made Andi Arsana. Format yang beliau gunakan untuk CV tersebut sangat menarik menurut saya. Tahun lalu, saya meng-cut tabel pendidikan dan pelatihan yang pernah saya ikuti dan saya paste di form aplikasi ILEP. Anda bisa download contoh CV beliau di sini.

23. Work History. Pada pertanyaan ini silahkan isi pengalaman kerja anda.


24. Classroom Lesson. Silahkan jelaskan pengalaman mengajar yang anda anggap paling sukses. Bagaimana anda mendesignnya, bagaimana respond siswa dan bagaimana anda memberikan penilaian. Diatas saya berikan contoh singkatnya. Anda tentu bisa membuatnya lebih baik.

25. Girls' Education. Ini adalah pertanyaan baru pada aplikasi ILEP. Tahun lalu, saya tidak menemukan pertanyaan ini. Sepertinya penyelenggara ILEP, IREX, ingin tahu tentang posisi perempuan, terutama pendidikannya. Silahkan lakukan mini research di lingkungan anda dan angkat satu topik yang menurut anda layak untuk diketahui oleh penyelenggara.



26. Weekly Schedule. Pada pertanyaan ini, penyelenggara ingin melihat aktivitas sehari-hari anda. Terutama aktivitas di sekolah. Silahkan isi lengkap semua kolom yang disediakan pada tabel termasuk kegiatan anda menyiapkan pelajaran yang akan anda ajarkan (Preparation). Anda dapat melihat contoh Weekly Schedule yang disini


27. Statement of Purpose. Masing-masing kita pasti memiliki statement of purpose yang beragam. Diatas merupakan salah satu contoh statement of purpose yang dapat anda kembangkan menjadi lebih baik. Ada baiknya anda googling dan temukan statement of purpose yang jauh lebih baik.

28. CV. Seperti yang sudah saya jelaskan pada nomor 22, silahkan anda menambahkan CV.



IREX PRIVACY POLICY & APPLICATION CERTIFICATION STATEMENT. Setelah anda membaca dengan cermat, silahkan anda isi tanggal dan tandatangan menggunakan pena tinta di lingkaran berwarna merah. Jika anda memiliki keterbatasan fisik, anda juga diminta untuk mencentang pada salah satu box dibawah tanda tangan tersebut.

2014 INSTITUTIONAL SUPPORT AND REFERENCE FORM
Halaman berikutnya adalah 2014 INSTITUTIONAL SUPPORT AND REFERENCE FORM. Minta kepala sekolah anda untuk mengisi nama anda (Name of Applicant) dan Nama kepala sekolah (Supervisor) berikut seluruh data yang diminta. Kemudian minta beliau untuk mencentang seluruh karakteristik yang sesuai dengan diri anda. Minta juga beliau menjelaskan tentang diri anda (semacam recomendation letter) yang mendeskripsikan diri anda, prestasi anda dan hal lain dianggap perlu. Kemudian lengkapi halaman berikutnya yang berupa surat pernyataan. Centang radiobox "with pay" jika anda tetap digaji selama mengikuti program. Centang "Without Pay" jika anda tidak digaji selama program berlangsung. Diakhir, ketikan tanggal, nama kepala sekolah dan tandatangan.

Pastikan semua persyaratan dan requirement anda lengkapi sebelum dikirim. Ada baiknya anda mencari informasi sebanyak-banyak tentang program ILEP ini sebelum anda mengirimkan aplikasi. Lakukan juga research kecil-kecilan mengenai apa sebenarnya yang ingin dicari oleh penyelenggara program agar anda dapat menselaraskan tujuan anda dengan tujuan penyelenggara. Tetap semangat dan semoga berhasil.

Senang sekali jika saya dapat membantu anda jika ada pernyataan tentang ini. Sekali lagi ini hanya contoh anda tentu dapat mengisi aplikasi ini jauh lebih baik. Silahkan ketik komentar anda dibawah. Feel free untuk mengontak saya

Salam Berry Devanda



readmore »»  

21 Jan 2013

INTERNATIONAL LEADER IN EDUCATION PROGRAM (ILEP) Part 2

Berikut adalah sambungan dari posting saya sebelumnya INTERNATIONAL LEADER IN EDUCATION PROGRAM (ILEP). Pada kesempatan ini saya akan menyajikan apa saja bentuk kegiatan yang akan dilakukan selama menjadi ILEP Fellow dan sekilas tentang ILEP 2013 yang sedang saya ikuti saat ini.

Bentuk Kegiatan
Jika anda nantinya terpilih setelah melalui seleksi, maka anda akan mendapatkan kesempatan besar untuk mengikuti kegiatan sebagai berikut :

1.  Pre Departure Training  (PDO)
Peserta yang terpilih akan  menjalani training sebelum keberangkatan (PDO) di negara masing-masing, dalam hal ini tentu Jakarta. Segala macam bentuk kegiatan sebelum keberangkatan, termasuk pendaftaran, seleksi (wawancara dan TOEFL) dilaksanakan oleh The American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF). Saya menjalani PDO selama 2 hari di Jakarta pada bulan November 2012 yang lalu. 

  1. Welcome Program  
Semua peserta ILEP 2013 akan mengikuti Welcome Program di Washington DC ketika menginjakan kaki di USA. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari dan diikuti oleh seluruh peserta ILEP dari seluruh dunia. Pada kegiatan ini, peserta dibekali pengetahuan tentang kemampuan komunikasi sosio cultural, Kepemimpinan,  sistem pendidikan Amerika dan tren inovasi dalam proses pembelajaran, terutama di kota penempatan masing-masing peserta. Dan yang paling seru adalah kegiatan Pameran Kebudayaan. Pada kegiatan ini peserta dari masing-masing negara menampilkan kebudayaan mereka pada masing-masing stand yang telah disediakan.

            3. Kuliah di Universitas yang ditentukan
      Semua peserta ILEP 2013 akan di tempatkan di 1 dari 5 buah Universitas yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Amerika Serikat. Semua peserta akan ditempatkan secara acak tanpa mempertimbangkan negara asal peserta. Selama di Universitas yang telah ditetapkan tersebut, peserta akan mengikuti 2 sampai 4 mata kuliah. Mata kuliah yang akan diikuti telah dirancang khusus dan fokus pada metodologi pembelajaran terbaru, membangun kepemimpinan guru, penyusunan RPP (lesson Plan) dan strategi-strategi pembelajaran. Disamping itu, peserta juga diperbolehkan mengikuti perkuliahan untuk memperdalam pengetahuan pada bidang ilmu yang mereka ampu. Khusus saya ditempatkan di Arizona State University (ASU), Phoenix Arizona. Saya merasa beruntung ditempatkan di Universitas ini. Hal itu karena dari lima universitas penyelenggaran tahun ini, ASU adalah yang paling besar dan terbaik.

4.  Diskusi Kelompok
Sebagai bagian dari kegiatan ILEP 2013, semua peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan Universitas penempatan. Dengan dibantu oleh supervisor dari Universitas tersebut, peserta diharuskan membuat Modul Pengembangan Profesionalisme Guru, sesuai dengan topik yang dipilih oleh masing-masing peserta. Tujuan pembuatan modul tersebut adalah untuk mendukung peserta sekembalinya ke komunitas masing-masing dalam usaha menjadi Guru Pemimpin (Teacher Leader). Juga untuk membantu peserta untuk membagi pengalaman dengan koleganya di negara masing-masing.

5.  Praktek Lapangan di Sekolah (Internship)
Semua peserta akan mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Sekolah yang ditunjuk oleh Universitas penempatan. Peserta akan diberi kesempatan untuk melakukan observasi dan mengajar di sekolah menengah Amerika Serikat. Hal ini sama dengan PKL yang dilakukan oleh mahasiswa S1 Kependidikan di Indonesia. Pengalaman lapangan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang menyeluruh tentang sistem pendidikan Amerika Serikat, khususnya pengalaman mengajar di sekolah Amerika. Universitas akan memasangkan masing-masing peserta dengan seorang guru sekolah menengah Amerika (mata pelajaran yang sama), yang akan membantu peserta mengenal sekolah, siswa, guru, ruang kelas, laboratorium dan sebagainya. Selama proses ini berlangsung, peserta akan berkesempatan menambah pengetahuannya dari hari ke hari tentang sistem pendidikan Amerika Serikat, pengelolaan sekolah, berpartisipasi dalam pertemuan guru dan event sekolah, observasi dan komparasi proses pengajaran terbaik dan berkolaborasi dengan guru pamong dalam hal pembelajaran di ruang kelas. Selain itu, peserta dan guru pamong juga berkesempatan mencoba metoda pembelajaran baru di ruang kelas. Pengalaman ini akan menjadi hal yang sangat berharga bagi peserta maupun Negara masing-masing. Saya ditempatkan di Phoenix Bio-Science High School. Saya akan ceritan hal ini dilain kesempatan pada anda.

6. End of Program Workshop
Setelah semua program dijalankan di masing-masing universitas yang ditunjuk, semua peserta kembali berkumpul di Washington DC. Selama kegiatan ini, semua peserta diwajibkan untuk mempresentasikan modul yang telah dibuat di universitas penempatan. Disamping itu, peserta akan menerima training sebagai Alumni ILEP dan merumuskan tujuan Teacher Leadership ketika kembali ke komunitas masing-masing di setiap negara peserta. Semenjak tahun 2009, alumni ILEP diberi kesempatan untuk memperebutkan Small Grant sebesar $5,000 sebagai biaya penerapan project di negara masing-masing.

ILEP 2013
Saya merasa beruntung sekali bisa menjadi salah satu peserta dari Indonesia untuk mengikuti kegiatan ILEP 2013 ini. Pada tahun 2013 ini terpilih 75 orang dari seluruh dunia. Indonesia pada tahun ini mendapat kuota 9 orang. Adapun Universitas pelaksana tahun ini adalah, Arizona State University (ASU), Clemson University South Carolina, The College of Saint Rose New York, James Madison University Virginia dan Kent State University Ohio. Saya dan 14 orang lainnya ditempatkan di Arizona State University (ASU).

Demikian penjelasan saya tentang program yang sedang saya ikuti. Mudah-mudahan anda mendapatkan sedikit pengetahuan tentangnya. Mengingat kegiatan ini sangat bermanfaat, tidak ada salahnya anda sebagai guru juga mencoba untuk terlibat. Saya berencana untuk menuliskan panduan pengisian aplikasinya. Mohon ingatkan saya jika pendaftaran untuk tahun 2014 telah dibuka. Pendaftaran ILEP biasanya di mulai awal tahun sampai pertengahan April setiap tahunnya. Tulisan saya diatas sebagian merupakan pengalaman saya mengikuti proses seleksi sampai minggu ketiga saya di Amerika Serikat. Kedepannya mungkin terdapat beberapa perubahan dalam pendaftaran maupun pelaksanaan ILEP. Anda dapat mencari informasinya pada website yang menjadi sumber saya dalam menulis tulisan ini.

Silahkan tinggalkan komen di bawah,
Salam Berry Devanda

Sumber : 
readmore »»  

INTERNATIONAL LEADER IN EDUCATION PROGRAM (ILEP)


Pada kesempatan ini saya akan menulis tentang program yang sedang saya ikuti saat ini. Sebuah program yang telah dan akan memberikan banyak kesempatan untuk saya meningkatkan kapasitas pribadi maupun sebagai seorang guru. Saya menulis ini pada minggu ketiga saya di Amerika Serikat. Tiga minggu berlalu terasa banyak sekali hal baru yang saya dapatkan. Beberapa diantaranya adalah pengalaman kuliah di kampus besar, Arizona State University (ASU), hidup satu apartemen dengan kawan-kawan dari beberapa negara dan banyak lagi yang lainnya. Mengingat saya mendapatkan kesempatan yang begitu berharga dari program ini, maka saya ingin membagi hal tersebut dengan anda melalui tulisan ini.

Sekilas Tentang ILEP

International Leader in EducationProgram (ILEP) adalah sebuah program pengembangan profesionalisme guru tingkat dunia. ILEP merupakan sebuah program dari Biro Pendidikan dan Kebudayaan Amerika Serikat (Bureau of Educational and Cultural Affairs of the US Department of State) dan dikelola oleh IREX, sebuah lembaga non profit internasional yang berpusat di Washington DC. Tujuan ILEP ini adalah untuk meningkatkan keahlian guru pada subjek mereka masing-masing,  meningkatkan kemampuan mengajar dan meningkatkan pengetahuan mereka tentang Amerika Serikat. Semua peserta ILEP akan belajar mengenai metodologi mengajar terbaru, kepemimpinan guru, merancang rencana pembelajaran dan strategi mengajar.

Semenjak tahun 2006, ILEP telah diikuti oleh 394 guru yang berasal dari 20 negara di seluruh dunia. Khusus untuk Indonesia, 50 orang guru telah mengikuti kegiatan ILEP ini. Adapun negara-negara yang telah mengikuti kegiatan ini adalah negara berkembang seperti, Algeria, Bangladesh, Brazil, Ecuador, Egypt, Ghana, India, Indonesia, Jordan, Kenya, Lebanon, Malaysia, Marocco, Peru, Philipines, Senegal, South Africa, Uganda, Tunisia dan Venezuela (Sumber : IREX).  Program ini berlangsung selama 1 semester akademik (1 long semester) di Amerika Serikat. Para peserta akan disebar ke beberapa universitas di Amerika dan menghabiskan waktu mereka disana selama 1 semester

Eligibility
Adapun persyaratan untuk mengikuti kegiatan ini adalah :
1. Guru pada sekolah menengah (SMP, SMA dan SMK) yang telah memiliki pengalaman mengajar selama 5 tahun pada mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, Science (Fisika, Kimia, Biologi), Social Studies (Guru IPS)
2. Penduduk dari negara berikut Bangladesh, Brazil, Egypt, Ghana, India, Indonesia, Kenya, Lebanon, Malaysia, Morocco, Philippines, Senegal, Uganda.
3. Memiliki kemampuan berbahasa inggris, dalam hal ini TOEFL
Kriteria diatas dapat berubah setiap tahun. Misalnya, negara yang dibolehkan berpartisipasi dan bentuk tes TOEFL yang diminta.  Untuk Indonesia, pada tahun keikutsertaan saya (ILEP 2013) TOEFL yang diminta adalah ITP TOEFL 500. Pada tahun sebelumnya, 2012, yang diminta iBT TOEFL. So, anda harus memperhatikan persyaratan yang diminta.

Dimana Saya mendapatkan formulir ILEP?
Anda dapat mendownload formulir ILEP pada website AMINEF

Apa Saja Yang akan Anda Dapatkan Jika Terpilih?
Jika anda terpilih sebagai ILEP Fellow, maka anda berhak  akan banyak hal. Saya copykan untuk anda dari Website IREX :
• J-1 visa support;
• A pre-departure orientation held in participant’s home country;
• Round-trip airfare to and within the U.S.;
• A Welcome Orientation in Washington, DC;
• Academic program fees;
• Housing (generally shared with other program fellows);
• Accident and sickness medical insurance coverage (does not cover pre-existing conditions);
• Transportation to the U.S. field experience school (if necessary);
• A technology allowance;
• A daily allowance for meals and incidentals during the university academic program;
• A book/professional development allowance;
• A baggage/shipping allowance;
• A Closing Workshop in Washington, DC; and
• The opportunity to apply for alumni small grants.

Bersambung ....

Ingin tau tentang bentuk kegiatan apa saja yang akan anda lakukan selama ILEP berlangsung? Klik  INTERNATIONAL LEADER IN EDUCATION PROGRAM (ILEP) Part 2.

readmore »»  

9 Jan 2013

KESAN PERTAMA SAYA TERHADAP ORANG AMERIKA

Kami berjalan ke pintu pagar apartemen. Setelah letih dan penat seharian mengikuti perkuliahan dan kegiatan kampus lainnya. Saya dan seorang teman dari Brazil berjalan gontai penuh kepuasaan menuju pagar itu, karena kami telah berhasil menemukan jalur bus untuk pertama kalinya. Kami berdua sangat exited sekali menggunakan bus tersebut karena itu akan jadi transportasi utama bagi kami untuk 5 bulan ke depan. Kira-kira 10 meter menjelang pagar apartment, seseorang yang berjalan duluan dari kami, terlihat menunggu kami sambil memegang daun pintu otomatis tersebut. Saya dan teman dari Brazil tersebut merasa sungkan dan kemudian berlari kecil menuju pintu yang sedang dibukakan untuk kami. Wow, orang tersebut menunggu dan membukakan pintu untuk kami padahal jaraknya masih jauh menurut saya. Kami hanya bisa mengucapkan Thank You dan saya pribadi merasa begitu sungkan.

Itulah salah satu pengalaman saya akan keramahtamahan orang-orang di Amerika. Ada banyak sekali pengalaman lain yang saya rasakan. Beberapa diantaranya membuat saya begitu malu. Kenapa? Karena selama ini saya merasa orang Indonesia begitu ramah dan bersahabat. Bahkan saya sebagai orang Indonesia merasa sangat sopan dan bangsa lain tidak.

Khusus untuk Amerika Serikat, saya dan mungkin sebagian besar lainnya menganggap orang Amerika begitu Arogan, tidak ramah, individualistik dan sebagainya. Mungkin sebagian anggapan itu benar. Tapi sebagian besar lainnya mungkin saja itu salah. Setelah hampir 10 hari saya berada disini, saya membuat kesimpulan awal bahwa hampir sebagian besar anggapan tersebut tidak benar. Izinkan saya menceritakan sesuatu kepada anda. Suatu ketika kami pernah kebingungan mencari ruang kuliah. Celingak-celinguk sambil melihat peta. Kemudian seorang perempuan yang sedang berjalan kaki menawarkan bantuannya tentang apa yang sedang kami cari. Padahal kami tidak meminta.

Adalagi pengalaman lain yang tidak kalah menariknya bagi saya. Suatu ketika kami pulang dari kampus pada malam hari. Karena kegiatan yang sangat padat dalam hari itu dan baru selesai setelah malam. Kami menunggu bus di salah satu halte di depan kampus. Setelah menunggu agak lama, supervisor kami mengajukan dua opsi. Opsi pertama kita tetap menunggu bus dan opsi kedua kita berjalan kaki menuju apartment. Karena saya merasa begitu letih saya dengan spontan mengatakan "sebaiknya kita menunggu bus saja". Tapi, teman-teman yang lain sepakat untuk berjalan kaki. Keputusan pun diambil dan kita harus berjalan kaki ke apartemen.

Melihat saya yang sudah capek, supervisor saya menawarkan untuk membawa tas saya. Tentu saja saya menolak karena merasa sungkan sekali. Namun dia terus memaksa untuk membawakan tas saya. Saya tetap saja menolak. Namun dia terus memaksa dan mengatakan "apakah kamu berpikir saya akan mencuri tas mu Berry?". Hohoho, "tentu saja tidak" balas saya. Dengan berat hati terpaksa saya membiarkan dia menolong membawakan tas saya yang beratnya minta ampun. Anda tau, dalam tas itu ada laptop dan 5 buah buku besar-besar yang baru saja kami dapatkan dari kampus. Wow dan dia mau menolong saya.

Tidak pernah terbayangkan bagi saya jika ini di Indonesia. Ada seorang dosen yang mau melakukan itu. Anda tau, kalau supervisor saya tersebut seorang profesor? Dia juga seorang direktur program pendanaan internasional di Arizona State University? dan dia juga seorang Marshal Scholar, Salah satu beasiswa paling prestisius untuk orang Amerika. Dengan beasiswa itu dia menyelesaikan Ph.D nya di Oxford University. Untuk ke sekian kalinya saya harus bilang wow. Saya belum pernah menemukan dosen seperti dia di Indonesia. Maksud saya, dosen yang bisa memposisikan diri seperti supervisor saya tersebut. Dia melakukan beberapa hal yang sangat jarang saya temukan di Indonesia. Membukakan pintu, bercanda, membantu membawakan barang-barang kami, melayani kami ditengah kesibukannya dan sebagainya. Dan yang paling penting dia tidak terlalu dipusingkan dengan posisi, jabatan dan gelar yang dia punya.

Apa yang ingin saya sampaikan kepada anda tentang kesan pertama saya? Mereka disini, orang Amerika begitu ramah, sangat friendly dan merasa bahwa semua orang itu sama posisinya. Mereka menjunjung tinggi Equality. Jika di dalam kelas mungkin anda seorang Profesor, Guru. Tapi ketika berada diluar, anda tetap manusia biasa dan memiliki posisi yang sama dengan yang lainnya.

#Sudut Kamar Apartemen, Tempe, Phx, Arizona. 07:59 am.

Sumber Gambar : http://depositphotos.com/1824154/stock-photo-People-of-America.html

readmore »»  

28 Nov 2012

MENGURUS VISA KE AMERIKA SERIKAT


Sebagian besar orang mungkin beranggapan pengurusan visa ke Amerika Serikat (USA) sulit dan rumit. Sebagian kawan saya juga beranggapan bahwa mengurus visa ke Amerika butuh waktu yang lama. mungkin saja hal tersebut benar, namun untuk beberapa kasus mungkin juga tidak. Beberapa saat yang lalu saya berkesempatan untuk mengurus visa ke amerika serikat. Visa yang akan saya dapatkan adalah visa J1 (Visitor Exchange). Visa ke Amerika serikat memiliki banyak jenis. Saya akan tuliskan ini nanti di lain waktu.

Aplikasi visa ke USA diisi via internet (online) pada website yang telah disediakan. Para pelamar visa diminta untuk mengisi banyak sekali pernyataan yang sebagian besar menyangkut data diri. Secara garis besar, sistematika pengurusan visa ke Amerika Serikat dibagi menjadi beberapa tahapan seperti, pengisian aplikasi online, pembuatan janji wawancara, pengambilan sidik jari dan wawancara, yang terakhir pengambilan visa yang sudah di approve US Embassy. Saya mencoba menuliskan tahapan yang saya lalui. Perlu diingat, apa yang saya tulis bukan berarti tahapan baku dalam sebuah pengurusan visa. Beberapa teman yang lain mungkin melewati tahapan yang sedikit berbeda. Berikut saya tuliskan tahapannya :

Pengisian Aplikasi Online
Pengurusan visa ke amerika serikat dilakukan secara online. anda dapat mengunjungi websitenya https://ceac.state.gov/CEAC/ . Ada banyak isian yang dikelompokan ke dalam kurang lebih 10 bagian pertanyaan. Diantaranya data pribadi, alamat, passport, security background dan lain sebagainya.
Beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum anda mengisi form aplikasi visa amerika serikat adalah :
1. Data diri lengkap seperti nama, alamat, nomor passport, riwayat pendidikan mulai dari SMP (khusus untuk laki-laki), riwayat pekerjaan, tujuan ke amerika, kontak di amerika (nama, alamat, nomor telpon dsb), dan lain sebagainya.

2. Photo khusus untuk passport ke Amerika Serikat. Ukuran photonya agak sedikit aneh, 5 x 5 cm, dengan latar belakang putih dan persentase gambar wajah lebih besar dari badan. Ukuran lengkapnya dapat anda lihat pada link ini. http://travel.state.gov/visa/visaphotoreq/visaphotoreq_5334.html
Anda tidak usah khawatir jika listrik mati ketika anda sedang mengisi form aplikasi, karena setiap tahapan yang sudah anda lalui akan tersimpan. Anda dapat kembali mengaksesnya dengan mengklik Retrieve Application kemudian memasukan 5 huruf awal dari nama belakang anda, tanggal lahir dan nama ibu (CMIIW).

Setelah semua aplikasi terisi dengan benar, maka anda akan mendapatkan pilihan untuk mencetak Confirmation Page, mengirim copynya ke email anda (hal ini sangat disarankan). Anda juga dapat mencetak seluruh data diri yang sudah anda isi tersebut. Confirmation Page (yang ada barcode-nya) tersebut nanti harus anda bawa ketika wawancara dan sidik jari di US Embassy.

Visa Interview Appontment
Setelah semua isian anda lengkap, anda harus membuat janji untuk wawancara visa dan pengambilan sidik jari pada websitenya. Untuk hal ini tidak banyak yang bisa saya tuliskan karena pendaftaran jadwal wawancara visa saya sudah ditangani oleh pihak Aminef. Jadi saya tinggal menunggu jadwal wawancara yang diatur oleh pihak Aminef. Group wawancara saya berjumlah 9 orang sesuai dengan jumlah Grantee yang ditetapkan oleh Fulbright Commision di Washington DC. Harap diingat, email pemberitahuan jadwal wawancara dan pengambilan sidik jari tersebut harus anda bawa pada saat hari wawancara di US Embassy.

Wawancara dan Pengambilan Sidik Jari
Sangat dianjurkan untuk datang lebih awal dari jadwal wawancara yang sudah ditetapkan oleh US Embassy. Karena akan banyak sekali prosedur keamanan yang akan anda lalui. Setelah berada di US Embassy yang berada di jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, saya antri di pintu kedutaan dan kemudian menyerahkan print out email jadwal wawancara dan passport. Setelah di cek oleh petugas, saya beserta rombongan teman lainnya dipersilahkan masuk. Sesaat setelah masuk, saya harus melalui x ray dan metal detector. Pada tahapan ini, semua benda elektronik harus anda titipkan termasuk USB flash disk, charger baterai dan barang elektronik kecil lainnya. Setelah itu anda akan mendapatkan badge visitor dan diperbolehkan melewati pintu selanjutnya.

Setelah melewati lapangan basket, saya dan seluruh teman masuk kedalam automatic door locked setelah itu baru sampai di counter pembayaran dan wawancara. Beruntung semua biaya sudah ditanggung oleh US Department of State, jadi kami langsung menuju loket 7. Bagi anda yang belum membayar, anda perlu mendaftar lagi, kemudian akan dipanggil untuk membayar biaya visa ke kasir.
Setelah menunggu beberapa saat, satu persatu kami dipanggil oleh petugas untuk menyerahkan passport dan dokumen DS 2019 yang telah di tandatangani. Setelah itu, kami disuruh menunggu kembali untuk pengambilan sidik jari dan wawancara.

Tidak lama berselang nama saya dipanggil oleh petugas, yang kebetulan giliran saya petugasnya laki-laki. Beliau menyapa dengan sangat ramah, bertanya kabar kemudian meminta saya untuk meletakan tangan diatas finger scanner. Mirip dengan alat pengambilan sidik jari pada E-KTP. Pengambilan sidik jari yang pertama alah 4 jari tangan kiri selain jempol. Setelah itu 4 jari tangan kanan selain jempol. Terakhir kedua jempol kiri dan kanan. Setelah itu, petugas tersebut bertanya tentang pekerjaan saya, tempat saya bekerja, sudah menikah atau belum, sudah punya adak atau belum, kemudian ke Amerika ke negara bagian mana. Hanya itu dan sangat simpel. Teman-teman saya yang lain rata-rata pertanyaannya sama.

Kemudian petugasnya akan mengecek sebentar dan akan menginformasikan tentang bagaimana kelanjutannya. Jika anda mendapatkan kartu putih kecil, itu artinya visa anda disetujui, jika mendapatkan kartu kuning itu artinya akan ada pengecekan admisnistrasi selanjutnya. Jika anda mendapatkan kartu hijau, passport anda akan dikembalikan, menandakan ada kekurangan atau kesalahan pada aplikasi anda. Dan jika anda mendapatkan visa merah artinya visa anda tidak diterima (CMIIW). Alhamdulillah saya mendapatkan kartu putih dan visa saya dapat diambil dalam 3 hari kerja. Jika anda mendapatkan kartu kuning maka butuh waktu lebih untuk menunggu visa anda. Setelah itu, saya dan teman yang lainnya keluar US Embassy dan mengambil kembali semua devices yang dititipkan tadi. Karena saya dan teman-teman yang lain akan kembali ke domisili asal, semua visa nantinya akan diambilkan oleh pihak Aminef.

Demikian pengalaman saya mengurus visa ke Amerika Serikat. Apa yang saya tuliskan tersebut adalah pengalaman pribadi dan bukan prosedur pengurusan visa yang mutlak. Semoga Bermanfaat
readmore »»