Tampilkan postingan dengan label Poet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poet. Tampilkan semua postingan

1 Jun 2010

AIR RAHMAT TEPIAN DANAU

Jam dinding menunjukan waktu petang
Tepian danau ini menjadi anugrah tersendiri bagi haus batin akan ketenangan
Butir-butir uap air yang dijatuhkan langit menyatu dengan permukaan air danau
Menghalangi pandangan untuk menikmati daratan di belahan lain danau ini

Tapi sungguh,
Pemandangan ini menawarkan kenikmatan yang tak kalah menyejukan dari yang pertama tadi
Perpaduan antara garis hujan yang lurus dan kumpulan butir-butir air mengabut nan eksotis
Menyatu dengan air danau yang bermotif sebagai reaksi atas usikan air hujan yang menimpanya
Kolaborasi unsur penyusun alam ini menghasilkan sebuah karya design grafis yang sangat agung

Hah...
Alam ini begitu pandai menempatkan diri menjadi sesuatu yang sangat layak untuk dikagumi
Dinikmati, dikagumi dan jika “sempat” disyukuri

Perlahan-lahan, garis putus-putus yang dibentuk bulir-bulir air langit semakin jauh saja sesamanya
Sampai pada satu dua bulir saja yang mau menuruti hegemoni gravitasi
Sang kabut pun perlahan membubarkan diri.

Danau ini pun bebas memamerkan diri seorang diri

Tepian Danau Diatas
Sumatera Barat
readmore »»