28 Nov 2012

MENGURUS VISA KE AMERIKA SERIKAT


Sebagian besar orang mungkin beranggapan pengurusan visa ke Amerika Serikat (USA) sulit dan rumit. Sebagian kawan saya juga beranggapan bahwa mengurus visa ke Amerika butuh waktu yang lama. mungkin saja hal tersebut benar, namun untuk beberapa kasus mungkin juga tidak. Beberapa saat yang lalu saya berkesempatan untuk mengurus visa ke amerika serikat. Visa yang akan saya dapatkan adalah visa J1 (Visitor Exchange). Visa ke Amerika serikat memiliki banyak jenis. Saya akan tuliskan ini nanti di lain waktu.

Aplikasi visa ke USA diisi via internet (online) pada website yang telah disediakan. Para pelamar visa diminta untuk mengisi banyak sekali pernyataan yang sebagian besar menyangkut data diri. Secara garis besar, sistematika pengurusan visa ke Amerika Serikat dibagi menjadi beberapa tahapan seperti, pengisian aplikasi online, pembuatan janji wawancara, pengambilan sidik jari dan wawancara, yang terakhir pengambilan visa yang sudah di approve US Embassy. Saya mencoba menuliskan tahapan yang saya lalui. Perlu diingat, apa yang saya tulis bukan berarti tahapan baku dalam sebuah pengurusan visa. Beberapa teman yang lain mungkin melewati tahapan yang sedikit berbeda. Berikut saya tuliskan tahapannya :

Pengisian Aplikasi Online
Pengurusan visa ke amerika serikat dilakukan secara online. anda dapat mengunjungi websitenya https://ceac.state.gov/CEAC/ . Ada banyak isian yang dikelompokan ke dalam kurang lebih 10 bagian pertanyaan. Diantaranya data pribadi, alamat, passport, security background dan lain sebagainya.
Beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum anda mengisi form aplikasi visa amerika serikat adalah :
1. Data diri lengkap seperti nama, alamat, nomor passport, riwayat pendidikan mulai dari SMP (khusus untuk laki-laki), riwayat pekerjaan, tujuan ke amerika, kontak di amerika (nama, alamat, nomor telpon dsb), dan lain sebagainya.

2. Photo khusus untuk passport ke Amerika Serikat. Ukuran photonya agak sedikit aneh, 5 x 5 cm, dengan latar belakang putih dan persentase gambar wajah lebih besar dari badan. Ukuran lengkapnya dapat anda lihat pada link ini. http://travel.state.gov/visa/visaphotoreq/visaphotoreq_5334.html
Anda tidak usah khawatir jika listrik mati ketika anda sedang mengisi form aplikasi, karena setiap tahapan yang sudah anda lalui akan tersimpan. Anda dapat kembali mengaksesnya dengan mengklik Retrieve Application kemudian memasukan 5 huruf awal dari nama belakang anda, tanggal lahir dan nama ibu (CMIIW).

Setelah semua aplikasi terisi dengan benar, maka anda akan mendapatkan pilihan untuk mencetak Confirmation Page, mengirim copynya ke email anda (hal ini sangat disarankan). Anda juga dapat mencetak seluruh data diri yang sudah anda isi tersebut. Confirmation Page (yang ada barcode-nya) tersebut nanti harus anda bawa ketika wawancara dan sidik jari di US Embassy.

Visa Interview Appontment
Setelah semua isian anda lengkap, anda harus membuat janji untuk wawancara visa dan pengambilan sidik jari pada websitenya. Untuk hal ini tidak banyak yang bisa saya tuliskan karena pendaftaran jadwal wawancara visa saya sudah ditangani oleh pihak Aminef. Jadi saya tinggal menunggu jadwal wawancara yang diatur oleh pihak Aminef. Group wawancara saya berjumlah 9 orang sesuai dengan jumlah Grantee yang ditetapkan oleh Fulbright Commision di Washington DC. Harap diingat, email pemberitahuan jadwal wawancara dan pengambilan sidik jari tersebut harus anda bawa pada saat hari wawancara di US Embassy.

Wawancara dan Pengambilan Sidik Jari
Sangat dianjurkan untuk datang lebih awal dari jadwal wawancara yang sudah ditetapkan oleh US Embassy. Karena akan banyak sekali prosedur keamanan yang akan anda lalui. Setelah berada di US Embassy yang berada di jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, saya antri di pintu kedutaan dan kemudian menyerahkan print out email jadwal wawancara dan passport. Setelah di cek oleh petugas, saya beserta rombongan teman lainnya dipersilahkan masuk. Sesaat setelah masuk, saya harus melalui x ray dan metal detector. Pada tahapan ini, semua benda elektronik harus anda titipkan termasuk USB flash disk, charger baterai dan barang elektronik kecil lainnya. Setelah itu anda akan mendapatkan badge visitor dan diperbolehkan melewati pintu selanjutnya.

Setelah melewati lapangan basket, saya dan seluruh teman masuk kedalam automatic door locked setelah itu baru sampai di counter pembayaran dan wawancara. Beruntung semua biaya sudah ditanggung oleh US Department of State, jadi kami langsung menuju loket 7. Bagi anda yang belum membayar, anda perlu mendaftar lagi, kemudian akan dipanggil untuk membayar biaya visa ke kasir.
Setelah menunggu beberapa saat, satu persatu kami dipanggil oleh petugas untuk menyerahkan passport dan dokumen DS 2019 yang telah di tandatangani. Setelah itu, kami disuruh menunggu kembali untuk pengambilan sidik jari dan wawancara.

Tidak lama berselang nama saya dipanggil oleh petugas, yang kebetulan giliran saya petugasnya laki-laki. Beliau menyapa dengan sangat ramah, bertanya kabar kemudian meminta saya untuk meletakan tangan diatas finger scanner. Mirip dengan alat pengambilan sidik jari pada E-KTP. Pengambilan sidik jari yang pertama alah 4 jari tangan kiri selain jempol. Setelah itu 4 jari tangan kanan selain jempol. Terakhir kedua jempol kiri dan kanan. Setelah itu, petugas tersebut bertanya tentang pekerjaan saya, tempat saya bekerja, sudah menikah atau belum, sudah punya adak atau belum, kemudian ke Amerika ke negara bagian mana. Hanya itu dan sangat simpel. Teman-teman saya yang lain rata-rata pertanyaannya sama.

Kemudian petugasnya akan mengecek sebentar dan akan menginformasikan tentang bagaimana kelanjutannya. Jika anda mendapatkan kartu putih kecil, itu artinya visa anda disetujui, jika mendapatkan kartu kuning itu artinya akan ada pengecekan admisnistrasi selanjutnya. Jika anda mendapatkan kartu hijau, passport anda akan dikembalikan, menandakan ada kekurangan atau kesalahan pada aplikasi anda. Dan jika anda mendapatkan visa merah artinya visa anda tidak diterima (CMIIW). Alhamdulillah saya mendapatkan kartu putih dan visa saya dapat diambil dalam 3 hari kerja. Jika anda mendapatkan kartu kuning maka butuh waktu lebih untuk menunggu visa anda. Setelah itu, saya dan teman yang lainnya keluar US Embassy dan mengambil kembali semua devices yang dititipkan tadi. Karena saya dan teman-teman yang lain akan kembali ke domisili asal, semua visa nantinya akan diambilkan oleh pihak Aminef.

Demikian pengalaman saya mengurus visa ke Amerika Serikat. Apa yang saya tuliskan tersebut adalah pengalaman pribadi dan bukan prosedur pengurusan visa yang mutlak. Semoga Bermanfaat

3 komentar:

  1. Thank God I get a white card and my visa could be taken within 3 business days. If you get a yellow card then need more time to wait for your visa. After that, me and another friend out of the U.S. Embassy and took back all the dititipkan earlier devices.

    BalasHapus
  2. Thank God I get a white card and my visa can be taken within 3 working days. If you get a yellow card then it takes more time to wait for your visa. After that, my friend and the other out the U.S. Embassy and took back all the devices have been placed earlier.

    BalasHapus
  3. Embassy and took back all the devices have been placed earlier. Because my friends and others will return to the domicile of origin, all visas will be deducted by the AMINEF.

    BalasHapus

Ketikan Komentar anda dengan memilih pada opsi beri komentar sebagai Name/URL....